Tampilkan postingan dengan label Kajian Comdev. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kajian Comdev. Tampilkan semua postingan

Selasa, 31 Januari 2017

STRATEGI KOMUNIKASI DALAM PROGRAM PENGEMBANGAN MASYARAKAT (COMMUNITY DEVELOPMENT):

Kasus Program Community Development Pada Komunitas Adat Terkena Dampak Langsung Proyek LNG Tangguh Di Sekitar Teluk Bintuni Kabupaten Teluk Bintuni Provinsi Papua Barat.

Program community development merupakan program pembangunan yang berorientasi pada rakyat yaitu menekankan adanya proses pemberdayaan, partisipasi dan peran langsung warga dalam proses pembangunan di tingkat komunitas. Komunikasi pembangunan merupakan alat untuk menghasilkan partisipasi masyarakat atau merupakan cara yang harus ditempuh untuk membangkitkan partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan. Dengan demikian, program pengembangan masyarakat memerlukan strategi komunikasi pembangunan mencapai partisipasi masyarakat. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi kemacetan dalam proses komunikasi berdasarkan unsur komunikasi, serta merancang strategi komunikasi dalam program community development. Penelitian ini dianalisa secara deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara perorangan, dan focus group discussion dan depth interview dengan tokoh masyarakat adat, aparat desa dan bagian internal perusahaan. Strategi komunikasi pembangunan dalam program pengembangan masyarakat (community development) pada komunitas adat di daerah sekitar Teluk Bintuni adalah peningkatan kesadaran partisipasi pembangunan dengan melakukan pendekatan persuasif melibatkan peran serta tokoh adat, memberikan undangan atau jadwal pertemuan secara langsung sehingga masyarakat merasa dihargai atau merasa dibutuhkan dalam proses komunikasi, menciptakan iklim komunikasi yang dapat merangsang para partisipan berani mengeluarkan pendapat atau ide pembangunan dengan memanfaatkan saluran komunikasi tradisional yang berfungsi sebagai saluran pesan yang akrab dengan masyarakat setempat yaitu acara gelar tikar adat serta mengembangkan komunikasi partisipatoris dalam komunikasi kelompok.

Hasil Kajian lengkap dapat diunduh CD LNG Tangguh

Minggu, 09 Oktober 2016

Best Practices Relokasi Permukiman Penduduk

Salah satu program CSR-PTBA adalah merelokasi permukiman penduduk di wilayah Atas Dapur dan sekitarnya yang telah tumbuh menjadi daerah kumuh karena sanitasi dan lingkungan hidup mengalami polusi. Adanya Kebijakan Pengembangan dan Penataan Tata Ruang Kota Pemda Tanjung Enim, permukiman penduduk di wilayah ini tidak sesuai lagi peruntukannya karena akan dijadikan TAHURA. Banyak kendala yang ditemui, antara lain masalah trust, persepsi, motivasi dan partisipasi warga yang direlokasi. Hasil penelitian menemukan adanya best practices dari kebijakan PTBA yang mampu memberdayakan masyarakat dengan memberikan hak milik atas tanah dan bangunan serta sarana pendukung yang lengkap untuk kepentingan umum. Dalam membangun kembali kepercayaan masyarakat terhadap PTBA, PSLH-UGM melakukan penelitian, memediasi dan mensosialisasikannya, sehingga tidak muncul konflik kepentingan dan tidak terjadi konflik yang manifest. 


hasil kajina lengkap dapat dibaca di Program Bedhol Desa PT Bukit Asam

Zakat Community Development Model Pengembangan Zakat

Pengembangan masyarakat (community development) adalah metode yang dapat digunakan untuk melaksanakan program-program pembangunan agar mempercepat terwujudnya kesejahteran umum, sebagaimana ketentuan pembukaan Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945 (UUD 45), aline ke-4. Program-program pembangunan yang dilaksanakanoleh pemerintah Indonesia selama ini belum berkontribusi maksimal terhaclap realisasi kesejahteraan umum. Indikatornya adalah jumlah penduduk miskin yang masih tinggi dan indeks pembangunan manusia (IPM) yang masih rendah. jumlah prosentase pencluduk miskin Indonesia tahun 2010 adalah 13.33%, sementara rPMIndonesia adalah 0.620 (2010), 0.624 (2011), dan 0.629 (2012). Ranking IPM Indonesia tahun 2012 adalah 121 dari 187 negara". jumlah prosentase penduduk miskin dan IPM Indonesia berkebalikan dengan pertumbuhan ekonomi. Dalam rentang waktu 2010-2012, pertumbuhan ekonomi Indonesia melampaui rata-rata pertumbuhan ekonomi dunia; 2010 (Indonesia, 6.1 %, Dunia, 5.3 %), 2011 (Indonesia, 6.5 %, Dunia, 3.9 %), dan 2012 (Indonesia, 6.3, Dunia, 3.5 %)7. Ketidakmemadaian keterkaitan antara pertumbuhan ekonomi di satu sisidengan jumlah prosentase penduduk miskin dan IPM di sisi yang lain menunjukkan bahwa pengelolaan pembangunan Indonesia masih menekankan pada pertumbuhan ekonomi dan kurang memperhatikan keadilan, pemerataan, kernandirian, harkat-rnartabat kemanusiaan, dan kesejahteraan rakyat Indonesia secara keseluruhan".


Walaupun demikian, Pemerintah Indonesia terus berusaha mewujudkan kesejahteraan umum dengan melaksanakan program program pembangunan yang menggunakan metode pengembangan dan pemberdayaan masyarakat dengan menekankan keadilan dan pemerataan, sehingga masyarakat mampu mengakses dan mengontrol seluruh tahapan pembangunan. Program-program tersebut antara lain; Program Nasional Pernberdayaan Masyarakat (PNPM), Program Keluarga Harapan (PKH), ]aminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas), Bantuan Beras untuk Masyarakat Miskin (Raskin), Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan lainnya. Oleh karena itu, metode community development dalam melaksanakan pembangunan akan dielaborasi secara mendetail yang meliputi gagasan dasarnya, objek utamanya, pendekatannya, dan bagaimana keterkaitannya dengan agama. Keterkaitan metode community developmentdengan agama penting untuk dielaborasi dalam konteks Indonesia, karena masyarakat Indonesia dikenal sebagai masyarakat yang taat beragama. Nilai-nilai keagamaan mewamai seluruh kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia.

Pembahasan yang lebih detail dapat dibaca dilink berikut Zakat Community Development

Minggu, 12 Juni 2016

Pengaruh Kegiatan Usaha Pertambangan Terhadap Perkembangan Indeks Pembangunan Manusia - Studi Kasus: Kabupaten Kutai Timur

Sektor pertambangan merupakan salah satu sektor yang mendukung keberhasilan pelaksanaan pembangunan nasional dan pembangunan di daerah. Pelaksanaannya adalah melalui transformasi potensi sumberdaya mineral menjadi modal riil ekonomi dan seterusnya menjadi modal sosial untuk mencapai masyarakat yang sejahtera. Namun pembangunan yang berbasiskan pemanfaatan sumberdaya mineral tidak dapat dilaksanakan secara terus-menerus karena sifat dari sumberdaya mineral yang tidak terbarukan. Salah satu aspek yang perlu dikembangkan dalam pembangunan yang berbasiskan sumberdaya mineral adalah aspek pembangunan manusia yang diukur dari Indeks Pembangunan Manusia. Selanjutnya dalam makalah ini akan dievaluasi hubungan permbangunan berbasiskan industri pertambangan dengan perubahan indeks pembangunan manusia di daerah. Sebagai studi kasus akan dievaluasi perkembangan aspek pembangunan manusia di Kabupaten Kutai Timur yang aktivitas ekonominya didorong oleh produksi batubara PT Kaltim Prima Coal.

Hasil Kajian lengkap dapat dibaca di Case study PT Kaltim Prima Coal

Evaluasi Pelaksanaan Program Pengembangan Masyarakat dengan Indikator Terukur Case Study PT Arutmin Indonesia

Tanggung jawab sosial perusahaan (corporate social responsibility, CSR) merupakan sebuah kewajiban dasar yang harus dipenuhi oleh perusahaan untuk menjaga relasi antara perusahaan dan pemangku kepentingannya, termasuk komunitas yang ada di sekitar wilayah operasional perusahaan. Pelaksanaan CSR juga berperan dalam menjaga keberlanjutan aktivitas perusahaan dalam jangka panjang. Salah satu bentuk tanggung jawab sosial perusahaan adalah keterlibatan perusahaan dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat.

Pemberdayaan masyarakat (community development, CD) itu sendiri, menurut ISO 26000 tentang Sustainability Responsible, merupakan salah satu dari tujuh isu utama di dalamnnya, yaitu hak asasi manusia (HAM), lingkungan, tata kelola organisasi, operasi perusahaan, konsumen, dan ketenagakerjaan.

Hasil Kajian lengkap dapat dibaca Case Study PT Arutmin Indonesia